Apakah Penyakit Hepatitis Bisa Menular ?

Apakah Penyakit Hepatitis Bisa Menular ?

Untuk anda yang sedang mencari informasi mengenai penyakit hepatitis, mungkin ada pertanyaan mengenai Apakah Penyakit Hepatitis Bisa Menular ? di benak anda. Dan disini anda akan menemukan jawabannya.

Apakah Penyakit Hepatitis Bisa Menular ?

Sebelumnya perlu anda ketahui, penyakit hepatitis merupakan suatu kondisi dimana terjadinya peradangan pada hati yang disebabkan oleh senyawa kimia atau bahan obat-obatan yang bisa menjadikan seseorang terinfeksi oleh virus hepaittis.

Penyakit hepatitis yang paling sering terjadi adalah penyakit Hepatitis A, B dan C. Hal ini sesuai dengan virus yang menyebabkan terjadinya penyakit hepatitis.

Lantas, Apakah Penyakit Hepatitis Bisa Menular ?

Virus yang menjadi penyebab terjadinya hepatitis bisa berkembang dalam darah melalui jarum suntik. bahkan bisa juga akibat dari meminjamkan barang pribadi seperti gunting kuku dan sikat gigi serta hubungan seks bebas juga bisa mempertinggi resiko seseorang untuk tertular penyakit hepatitis.

Maka bisa disimpulkan bahwa terjadinya penyakit hepatitis ini bisa menular melalui barang pribadi yang digunakan secara bersamaan.

Namun, untuk menghindari penyakit hepatitis ini, Sangat penting untuk anda mengetahui bagaimana cara penularan hepatitis secara umum, agar kita bisa mencegah terjadinya penyakit hepatitis.

Cara Penularan Penyakit Hepatitis

Cara penularan penyakit hepatitis tergantung pada jenisnya, dimana berikut ini ada beberapa cara penularan menurut jenis hepatitis, diantaranya yaitu :

  • Hepatitis A

Terjadinya Hepatitis A bisa disebabkan oleh Virus Hepatitis A (HAV), yang mana virus ini bisa menular melalui mulut dan juga makanan yang sudah terkontaminasi.

Virus Hepatitis A ini sangat mudah sekali untuk menyebar misalnya akibat dari mengkonsumsi makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi, Mengkonsumsi makanan laut yang tercemar oleh air limbah dan bahkan bisa juga akibat dari berhubunan seksual dengan seseorang yang menderita penyakit hepatitis.

  • Hepattitis B

Penyebab terjadinya penyakit hepatitis B adalah virus hepatitis B (HBV) yang mana hal ini bisa berupa peyakit liver yang sangat membahayakan dan bisa menyebabkan kondisi seseorang menjadi semakin memburuk.

Sehingga penyakit hepatitis yang sedang dialaminya bisa menular. Dimana cara penularan penyakit hepatitis B ini bisa melalui hubungan seksual dengan penderita hepatitis B dan Melalui transfusi darah yang dilakukan pada orang yang mengidap penyakit hepatitis B.

Bukan hanya itu saja, penyakit hepatitis B ini bisa menular dari ibu pada anaknya. Dimana hal ini bisa terjadi pada ibu yang sedang mengandung dan ia sedang mengidap penyakit hepatitis B.

Dimana kondisi ini, janin yang sedang dikandungnya akan sangat mudah untuk terserang oleh vorus HBV yang menjadi penyebab terjadinya penyakit hepatitis B.

  • Hepatitis C

Penyakit hepatitis C bisa terjadi akibat virus Hepatitis C (HCV). Dimana cara penularan virus ini bisa melalui transfusi darah, penularan dari ibu pada anaknya semasa kehamilan dan Melalui hubungan seks.

Dan bahkan bisa juga melalui jarum suntik ataupun alat lainya yang digunakan secara bersamaan seperti alat-alat yang digunakan oleh penderita hepatitis C.

  • Hepatitis D

Penyebab Terjadinya penyakit Hepatitis C adalah virus Delta. Dimana virus ini hanya bisa berkembang biak di dalam tubuh yang sudah terinfeksi oleh virus hepatitis B.

Seperti menurut Rumah Sakit Anak di Philadelphia, sekitar 5% anak penderita penyakit hepatitis B juga mengidap penyakit hepatitis D.

Virus delta penyebab penyakit hepatitis D ini bisa menular melalui kontak dengan darah yang sudah terkontaminasi atau cairan tubuh lainya yang sudah terkena virus hepatitis.

Pengobatan Penyakit Hepatitis

Sebelum anda melakukan pengobatan penyakit hepatitis, ada baiknya untuk anda mengetahui tanda dan gejala dari penyakit hepatitis ini, DImana untuk gejalanya anda bisa membacanya di ⇒ Kenali Tanda dan Gejala Awal Hepatitis

Nah ketika anda mengalami beberapa gejala hepatitis sebaiknya anda konsultasikan kondisi anda terlebih dahulu, agar anda bisa memastikan apakah anda benar mengidap penyakit hepatitis dan jenis hepatitis apa yang sedang anda alami?.

Ketika anda sudah mengetahui jenis penyakit hepatitis apa yang sedang anda alami, maka dokter mungkin akan segera melakukan pengobatan yang tepat untuk mengobati penyakit hepatitis yang sedang anda alami.

Namun disini, kami menyarankan anda untuk segera melakukan pengobatan dengan obat herbal yang terbuat dari 100% bahan alami.

Dimana pengobatan yang rekomendasikan disini adalah dengan obat herbal QnC Jelly Gamat yang sangat ampuh dalam mengobati dan menyembuhkan penyakit hepatitis.

Butuh Bukti ?

Berikut ini ada salah satu bukti dari konsumen kami yang telah merasakan kesembuhan setelah mengkonsumsi obat herbal QnC Jelly Gamat.

testimoni hepatitis

Apakah anda juga ingin sembuh seperti ibu agustina Ariyanti?

Tentunya hanya dengan mengkonsumsi obat herbal QnC Jelly Gamat, penyakit hepatitis yang sedang anda alami ini akan segera teratasi hingga sembuh total.

Dan untuk mengetahui informasi mengenai obat hepatitis herbal QnC Jelly Gamat, anda bisa mengunjungi link berikut ini ⇒ Obat Hepatitis Herbal Terbukti Paling Ampuh

Itulah informasi yang bisa kami sampaikan untuk anda, semoga dengan adanya informasi ini anda bisa melakukan pencegahan dan pengobatan dengan tepat.

semoga lekas sembuh

Post By : Apakah Penyakit Hepatitis Bisa Menular ?

16 Feb 2018

Kenali Tanda dan Gejala Awal Hepatitis yang Harus Diketahui

Kenali Tanda dan Gejala Awal Hepatitis yang Harus Diketahui

Sebelum anda melakukan pengobatan penyakit hepatitis, ada baiknya anda Kenali Tanda dan Gejala Awal Hepatitis yang Harus Diketahui terlebih dahulu, agar anda bisa melakukan pengobatan sejak dini dengan tepat dan aman.

Mengetahui tanda dan gejala hepatitis sangatlah penting, karena pada kebanyakan orang uang mengalaminya tidak menyadari bahwa tanda dan gejala hepatitis sudah terjadi pada tubuhnya.

Sehingga penderitanya tidak melakukan pengobatan sedini mungkin. Padahal, jika penyakit tersebut dibiarkan begitu saja tanpa pengobatan apapun bisa menyebabkan kondisi yang semakin parah.

Kenali Tanda dan Gejala Awal Hepatitis yang Harus Diketahui

Apabila kondisi penyakit hepatitis tersebut sudah memauski kondisi yang semakin parah, maka bisa beresiko menyebabkan beberapa komplikasi seperti sirosis hati, kanker hati , gagal hati dan bahkan bisa membahayakan nyawa anda.

Nah, guna untuk mengatasi penyakit hepatitis sekaligus untuk menghindati apa yang menjadi komplikasi akibat penyakit hepatitis yang tidak diobati. Cara pertama yang harus anda lakukan adalah mengetahui apa yang menjadi gejalanya.

Tanda dan Gejala Awal Hepatitis yang Harus Diketahui

Berikut ini ada beberapa gejala yang mungkin bisa dialami oleh penderita hepatitis, diantaranya yaitu :

  • Tubuh terasa sangat kelelahan
  • Mengalami demam ringan
  • Sakit kepala
  • Kehilangan Nafsu makan
  • Rasa sakit yan dirasakan pada bagian persendian
  • Mual yang disertai dengan Muntah
  • Sisi kanan perut bagian bawah tulang rusuk terasa tidak nyaman
  • Tinja menjadi berwarna pucat
  • Urin berwarna gelap
  • Indikasi warna kuning yang terlihat pada area kulit, mata dan juga kuku
  • Lemah, lesu dan kurang bergairah
  • Berat badan menurun secara drastis

Beberapa tanda dan gejala penyakit hepaitis tersebut bisa muncul secara bersamaan, namun bisa juga hanya muncul salah satunya.

Akan tetapi disini yang perlu anda perhatikan adalah kewaspadaan terhadap gejala yang muncul, agar anda melakukan pemeriksaan secepatnya untuk memastikan hasil diagnosa penyakit hepatitis tersebut.

Nah, apabila anda benar mengalami penyakit hepatitis, segeralah untuk melakukan pengobatan yang tepat dan aman untuk anda gunakan sebagai obat hepatitis.

Pengobatan Penyakit Hepatitis

Berbicara mengenai pengobatannya, kami menyarankan anda untuk selalu mengkonsumsi makanan yang baik untuk dikonsumsi oleh penderitanya dan menghindari pantangan makanan pemicu penyakit hepatitis. Dan sebaiknya anda juga rutin melakukan olahraga. Karena dengan olahraga, tubuh anda akan terasa lebih sehat.

Selain itu, kami juga menyarankan anda untuk melakukan pengobatan dengan mengkonsumsi obat herbal yang terbuat dari 100% bahan alami.

Dimana obat herbal yang kami rekomendasikan disini adalah obat hepatitis herbal QnC Jelly Gamat yang sudah terbukti ampuh dalam menyembuhkan penyakit hepatitis dan aman tanpa efek samping.

Untuk mengetahui informasi lebih jelasnya mengenai obat herbal hepatitis QnC Jelly Gamat, anda bisa mengunjungi : Obat Hepatitis Herbal Terbukti Paling Ampuh

Itulah informasi yang bisa kami sampaikan untuk anda, semoga dengan adanya informasi ini anda bisa mecegah atau melakukan pengobatan penyakit hepatitis sedini mungkin.

Post by : Kenali Tanda dan Gejala Awal Hepatitis yang Harus Diketahui

15 Feb 2018

Daftar Tanaman Obat Tradisional Radang Lambung Paling Ampuh

Daftar Tanaman Obat Tradisional Radang Lambung Paling Ampuh

Banyak sekali berbagai pengobatan yang bisa anda gunakan untuk mengobati radang lambung Mulai dari pengobatan medis, obat herbal dan ramuan alami yang berasal dari tanaman herbal. Namun disini, kami akan memberikan informasi mengenai pengobatan radang lambung dengan menggunakan ramuan alami dan beberapa Daftar Tanaman Obat Tradisional Radang Lambung Paling Ampuh.

Dan berikut ini ada beberapa tanaman yang bisa anda gunakan untuk mengobati radang lambung secara alami dan aman, diantaranya yaitu :

Daun Salam

Daftar Tanaman Obat Tradisional Radang Lambung Paling Ampuh

Daun salam merupakan tanaman penghasil rempah-rempah yang digunakan untuk berbagai masakan.

Daun salam dikenal sebagai aroma masakan. Namun, tanaman asli indonesia ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan salah satunya radang lambung.

Hal ini karena daun salam memilki kandungan Vitamin A, Vitamin B kompleks, Zat besi, Minyak atsiri eungnol sitrat flavonida dan tanin. Dimana semua kandungan tersebut memiliki peran dalam membantu melawan peradangan pada lambung.

Untuk mendapatkan manfaat daun sirih untuk mengatasi penyakit maag, yaitu dengan meminum ramuan dari daun salam. Berikut kami beritahukan cara membuat ramuan daun salam untuk radang lambung.

Cara pembuatan obat tradisional radang lambung : Ambilah 15 lembar daun salam, 3 ruas rimpang temulawak. Dan bersihkan kedua bahan alami ini kemudian rebus hingga mendidih dengan takaran air sebanyak 3 gelas. Biarkan sampai matang hingga menyisahkan air menjadi satu gelas saja. Minulah ramuan ini 2x sehari secara teratur.

Temulawak

Daftar Tanaman Obat Tradisional Radang Lambung Paling Ampuh

Temulawak merupakan tanaman asli indonesia yang biasa dijadikan sebagai jamu godog. Begitu banyak manfaat dari temulawak untuk mengobati berbagai penyakit termasuk radang lambung.

Hal ini karena temulawak memiliki Kandungan kurkumin yang sangat berguna untuk mengatasi masalah Lambung, salah satunya radang lambung.

Cara pembuatan ramuan temulawak untuk mengobati radang lambung ialah dengan mengiris tipis-tipis kemudian diangin-anginkan sebentar. Rebuslah dengan 5-7 gelas air hingga mendidih. Setelah dingin, saring airnya dan minum setiap hari 1 gelas.

Jahe

Daftar Tanaman Obat Tradisional Radang Lambung Paling Ampuh

Jahe adalah akar tanaman yang memiliki rasa yang tajam menyengat namun khasiatnya bisa digunakan untuk mengobati mual dan muntah. Selain itu, jahe juga bisa anda gunakan untuk mengatasi masalah lambung yang sedang anda alami salah satunya radang lambung.

Hal ini karena jahe memiliki banyak sekali kandungan yang mampu mengatasi berbagai masalah pada lambung. Kandungan tersebut adalah bisabolene, cineol, phellandrenne, citral, bomeol, citronellol, geranial, linalool, limonene, zingiberol, zingiberene, champhene, oleoresin, gingerol, shogaol.

Bukan hanya itu saja, jahe juga memiliki kandungan enol (gingeol, zingerone), enzim proteolitik (zingibain), vitamin B6, vitamin C, kalsium, magnesium, fosfor, kalium, asam linoleat, serta gingerol (golongan alkohol pada oleoresin). Dengan adanya semua kandungan tersebut, radang lambung yang anda alami akan teratasi secara alami dan aman.

Cara Membuat Ramuan Tradisional jahe sebagai obat radang lambung yaitu dengan merebus 5 gram rimpang jahe segar dengan 3 hingga 4 gelas air selama 30 menit atau hingga menjadi 1 gelas. Setelah itu saring kemudian anda bisa meminumnya secara rutin.

Atau anda juga bisa dengan menggunakan serbuk jahe yang bisa anda dapatkan dengan membelinya. Dengan mengkonsumsi 2 hingga 4 gram per hari dan minum 2 hingga 3 kali sehari, baik sebelum atau sudah makan.

Selain dengan bahan alami tersebut, anda juga bisa menggunakan bahan alami lainya untuk mengobati radang lambung yaitu dengan pisang, kedelai sangrai, biji pepaya, madu dan kunyit, Daun jambu biji, mengkudu tua, daun dadap serap dan daun Poncosuda.

Rekomendasi Pengobatan Radang Lambung

Bagi anda yang memiliki masalah dengan lambung seperti radang lambung, kami merekomendasikan anda untuk mengkonsumsi obat herbal QnC Jelly Gamat.

Dimana obat herbal ini terbuat dari bahan-bahan alami yang memiliki puluhan kandungan nutrisi yang berkhasiat untuk membunuh bakteri H. pylori yang menjadi penyebab utama radang lambung.

Untuk mengetahui informasi lebih lengkapnya, anda bisa klik link berikut : Obat Radang Lambung Herbal

Baca Juga : Kenali Tanda dan Gejala Radang Lambung yang Sering Disepelekan

Post By : Daftar Tanaman Obat Tradisional Radang Lambung Paling Ampuh

13 Feb 2018

Kenali Tanda dan Gejala Radang Lambung yang Sering Disepelekan

Kenali Tanda dan Gejala Radang Lambung yang Sering Disepelekan

Sebelum anda melakukan pengobatan penyakit radang lambung atau lebih sering disebut dengan maag, ada baiknya anda Kenali Tanda dan Gejala Radang Lambung yang Sering Disepelekan terlebih dahulu, agar ansa bisa melakukan pengobatan sejak dini dengan tepat dan aman.

Kenali Tanda dan Gejala Radang Lambung yang Sering Disepelekan

Penyakit radang lambung yang sering dialami oleh banyak orang biasanya akn sembuh dengan sendirinya tanpa melakukan pengobatan apapun.

Akan tetapi ada beberapa penderita radang lambung yang bisa mengalaminya selama bertahun-tahun akibat dari pola makan yang tidak sehat dan tidak teratur.

Nah, guna untuk mengatasi radang lambung sekaligus untuk menghindari apa yang menjadi komplikasi akibat radang lambung yang tidak segera diobati. Cara pertama yang harus anda lakukan yaitu dengan mengetahui apa yang menjadi gejalanya.

Tanda dan Gejala Radang Lambung yang Sering Disepelekan

Berikut ini ada beberapa tanda dan gejala yang sering disepelekan oleh penderita radang lambung. Dimana tanda dan gejala tersebut diantaranya yaitu :

Sakit Perut

Salah satu gejala yang paling penting dan terlihat umum dialami oleh penderita radang lambung, yang mana kondisi ini bisa terjadi pada daerah antara pusar dengan tulang dada. Biasanya rasa sakit ini terjadi akibat radang lambung yang semakin parah dalam keadaan perut kosong di malam hari.

Rasa sakit tersebut juga bisa mereda apabila penderitanya mengkonsumsi makanan tertentu. Rasa sakit akibat radang lambung juga bisa berlangsung secara terus-menerus, namun biasanya terasa dalam beberapa hari dan menghilang dengan sendirinya.

Apabila anda mengalami sakit perut seperti itu dan sering merasakan rasa sakit yang parah. Maka ada kemungkinan anda mengalami radang lambung.

Sering Mual dan Muntah

Penderita radang lambung sangat sering kali mengalami rasa mual, Dimana hal ini akibat dari rasa tak nyaman pada bagian perut dan seperti ingin muntah.

Ketika anda merasa mual, makanan apapun yang anda makan atau konsumsi membuat perut anda menjadi semakin tidak nyaman.

Nafsu Makan Menurun

Turunya nafsu makan bisa menjadi salah satu tanda bahwa anda tengah stres, akan tetapi nafsu makan juga bisa terjadi secara drastis. Apabila sebelumnya ana merasa mual maka bisa jadi hal ini bisa membuat anda menjadi tidak nafsu makan.

Perut Kembung dan Sesak

Perut kembung dan susak nafas pada bagian perut memang tidak selalu menjadi tanda adanya peradangan pada lambung. Akan tetapi rasa sesak, kembung dan perih yang dialami dalam waktu yang bersamaan dan bahkan disertai dengan rasa mual dan muntah. Anda diharuskan untuk memeriksakan kondisi kesehatan anda.

Agar anda bisa mengatahui apakah anda mengalami radang lambung atau bahkan mengalami kondisi kesehatan lainya yang terjadi pada lambung.

Berat Badan Menurun

Akibat dari nafsu makan yang menurun, dan bahkan lebih sering muntah, bisa menyebakan berat badan menjadi menurun. Kondisi perut yang jarang terisi makanan juga disertai muntah tentu akan membuat berat badan seseorang yang mengalaminya akan menurun.

Susah untuk Tidur

Masalah sulit tidur atau yang biasa kita sebut dengan insomnia juga bisa dialami oleh penderita radang lambung. Dimana gejala yang satu ini bisa dialami akibat dari munculnya rasa sakit pada bagian perut dalam jangka waktu yang cukup lama.

Hal tersebutlah yang mana bisa mengganggi waktu istirahat anda di malam hari dan bisa menyebabkan sulit tidur untuk cepat terlelap.

Diare

Pada kondisi yang sudah lebih parah, tanda dan gejala radang lambung bisa berkelanjutan pada munculnya kondisi diare. Pada beberapa kasus, diare ini bisa saja hanya diare biasa, akan tetapi apabila kondisi ini disertai dengan feses yang keluar dengan darah. Bisa menjadi tanda bahwa anda mengalami infeksi lambung yang jeuh lebih serius.

Itulah beberapa tanda dan gejala radang lambung yang tidak boleh anda sepelekan. Dan apabila anda mengalami beberapa gejala tersebut, segerralah untuk berkonsultasi dengan dokter, agar anda mendapatkan pengobatan dengan tepat.

Pengobatan Radang Lambung

Berbicara mengenai pengobatannya, kami menyarankan anda untuk selalu mengkonsumsi makanan yang baik untuk kesehatan lambung dan juga untuk selalu makan secara teratur.

Selain itu, kami juga menyarankan anda untuk melakukan pengobatan dengan mengkonsumsi obat herbal yang terbuat dari 100% bahan alami yakni dengan obat herbal QnC Jelly Gamat. Baca DiObat Radang Lambung Herbal

Itulah informasi yang bisa kami sampaikan untuk anda, semoga dengan adanya informasi ini anda bisa mecegah atau melakukan pengobatan dini penyakit radang lambung.

Post By : Kenali Tanda dan Gejala Radang Lambung yang Sering Disepelekan

12 Feb 2018

Daftar Tanaman Obat Tradisional Untuk Mengobati Hipertensi

Daftar Tanaman Obat Tradisional Untuk Mengobati Hipertensi

Banyak sekali berbagai pengobatan yang bisa anda gunakan untuk mengobati hipertensi ( tekanan darah tinggi ) Mulai dari pengobatan medis, obat herbal dan ramuan alami yang berasal dari tanaman herbal. Namun disini, kami akan memberikan informasi mengenai pengobatan hipertensi dengan menggunakan ramuan alami dan beberapa Daftar Tanaman Obat Tradisional Untuk Mengobati Hipertensi yang patut untuk anda ketahui.

Dan berikut ini ada beberapa tanaman yang bisa anda gunakan untuk mengobatit hipertensi secara alami dan aman, diantaranya yaitu :

Daftar Tanaman Obat Tradisional Untuk Mengobati Hipertensi

  • Daun Sirsak

Daun sirsak bisa anda gunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi agar tetap stabil. Hal ini karena daun sirsak berkhasiat untuk kesehatan pembuluh darah.

Untuk membuar ramuan tradisional daun sirsak sebagai obat tekanan darah tinggi, caranya mudah sekali. yaitu dengan siapkan 10 lembar daun sirsak direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit sampai tersisa 1 gelas lalu minum.

  • Kayu Manis

Tanaman obat untuk menurunkan darah tinggi selanjutnya adalah kayu manis, dimana tanaman ini dikenal sebagai bumbu penyedap rasa dalam makanan.

Perlu Anda ketahui mengonsumsi kayu manis itu sendiri dapat bermanfaat membantu menurunkan darah tinggi. Maka dengan begitu bagi Anda yang memiliki masalah dengan tekanan darah tinggi sangat disarankan untuk mengonsumsi setiap hari dengan cara memercikkan pada sereal sarapan Anda seperti pada oatmeal dan bahkan dalam kopi Anda.

  • Seledri

Daftar Tanaman Obat Tradisional Untuk Mengobati Hipertensi

Seledri bisa anda gunakan sebagai obat alternatif untuk menjaga tekanan darah agar tetap normal.

Hal ini karena seledri sendiri memiliki kandungan yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung.

Untuk mendapatkan khasiat dari seledri ini, anda bisa menggunakan daun dan tangkainya.

Dimana cara untuk membuat ramuannya juga cukup mudah. Cara untuk membuat ramuan tradisional Seledri yaitu Cukup dengan rebus 250 gram herba seledri segar hingga mendidih, dan konsumsi sehari sekali.

Harap diperhatikan, buah seledri dilaporkan mempunyai efek terhadap siklus menstruasi dan bersifat sebagai bahan aborsi. Karena itu, tidak boleh dikonsumsi ibu hamil dan menyusui. Cara lain dengan mengkonsumsi sebagai jus. Sebanyak 100 gram seledri segar di jus ditambah madu secukupnya, diminum sehari dua kali pagi dan sore.

  • Mengkudu

Daftar Tanaman Obat Tradisional Untuk Mengobati Hipertensi

Mengkudu menjadi salah satu tanaman obat tradisional darah tinggi, Mengkudu diyakini dapat menurunkan kolesterol penyebab darah tinggi, menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan kadar gula darah dll.

Hal ini karena mengkudu memiliki kandungan scopoletin yang berfungsi untuk memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan.

Hal tersebut menyebabkan jantung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk memompa darah, sehingga tekanan darah menjadi normal.

Untuk mendapatkan khasiat dari buah mengkudu ini anda yaitu dengan cara : Dosis sari buah mengkudu yang bisa diberikan adalah sebanyak 1-2 sendok makan (15 ml – 30 ml), diminum 2 kali sehari pada pagi dan malam hari, kira-kira setengah jam sebelum makan atau 2 jam sesudah makan, agar penyerapannya sempurna.

  • Bawang Putih

Daftar Tanaman Obat Tradisional Untuk Mengobati Hipertensi

Ramuan Tradisional yang terakhir untuk mengatasi tekanan darah tinggi yaitu dengan menggunakan bawang putih.

Bawang putih bukan hanya sebagai bahan bumbu masakan tetapi juga bisa anda manfaatkan sebagai tanaman obat.

Perlu anda ketahui bawang putih mengandung senyawa aliin yang berkhasiat sebagai anti darah tinggi dan untuk melonggarkan pembuluh darah tinggi dan mencegah penyumbatan darah tinggi.


Itulah beberapa ramuan tradisional yang bisa anda buat sendiri untuk mengatasi tekanan darah tinggi yang sedang anda alami.

Apabila anda tidak ingin repot-repot membuatnya atau tidak punya waktu, maka disini kami menyarankan anda untuk meng konsumsi obat herbal yang terbuat dari 100% bahan alami.

Obat herbal yang kami rekomendasikan untuk mengatasi penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi yakni obat herbal QnC Jelly Gamat yang sudah terbukti ampuh menurunkan dan menjaga tekanan darah.

Untuk mengetahui informasi mengenai obat herbal QnC Jelly Gamat lebih lengkapnya di : Obat Hipertensi Herbal

Itulah informasi yang bisa kami sampaikan untuk anda, semoga informasi ini bisa berguna untuk anda yang sedang mencari cara untuk mengatasi tekanan darah tinggi.

Baca Juga :

Kenali Tanda dan Gejala Awal Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)
Mencegah Naiknya Tekanan Darah Agar Tidak Terjadi Hipertensi
Daftar Pantangan dan Anjuran Makanan Untuk Penderita Hipertensi

Posted by : Daftar Tanaman Obat Tradisional Untuk Mengobati Hipertensi

09 Feb 2018

Daftar Pantangan dan Anjuran Makanan Untuk Penderita Hipertensi

Daftar Pantangan dan Anjuran Makanan Untuk Penderita Hipertensi

Melakukan pengobatan hipertensi atau darah tinggi saja tidak cukup, anda perlu menghindari pantangan makanan yang dilarang untuk anda konsumsi dan juga makanan yang harus anda konsumsi. Maka dari itu, pada kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi mengenai Daftar Pantangan dan Anjuran Makanan Untuk Penderita Hipertensi yang patut untuk anda ketahui.

Hindari mengkonsumsi makanan yang menjadi larangan penderita hipertensi, hal ini karena bisa mengakibatkan kondisi tekanan darah yang berkelanjutan dan bahkan sulit untuk diatasi.

Pantangan Makanan Penderita Hipertensi

Berikut ini ada beberapa pantangan makanan yang dilarang dikonsumsi oleh penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi, diantaranya yaitu :

  • Garam

Daftar Pantangan dan Anjuran Makanan Untuk Penderita Hipertensi

Pantangan makanan yang paling utama dilarang oleh penderita hipertensi adalah garam. Hal ini karena garam yang dikonsumsi terlalu banyak bisa memicu terjadinya darah tinggi.

Kandungan garam yang banyak di dalam darah penderita darah tinggi akan menyebabkan kenaikkan tekanan darah yang disebabkan oleh sifat garam yang dapat menarik air. Namun bukan berarti kita tidak boleh makan garam sama sekali.

Institusi terkenal Amerika yang meneliti banyak mengenai penyakit darah tinggi mengatakan bahwa asupan garam dapur maksimal yang dapat dikonsumsi oleh penderita darah tinggi adalah 6 gram atau setara dengan satu sendok teh. Bila dapat lebih sedikit, efeknya lebih bagus.

  • Makanan yang Mengandung Lemak Jenuh Tinggi

Daftar Pantangan dan Anjuran Makanan Untuk Penderita Hipertensi

Makanan yang mengandung lemak jenuh seperti lemak pada daging sapi, domba dan minyak sawit sangat dilarang untuk konsumsi oleh penderita tekanan darah tinggi. asupan lemak jenuh yang berlebihan dapat meningkatkan resiko kegemukan yang bisa memicu tekanan darah tinggi.

Lemak dari sapi pun mengandung banyak lemak jenuh. Termasuk juga susu full cream, keju, kuning telur, donat, dan kulit ayam. Jangan lupakan mentega pada popcorn atau roti yang juga mengandung lemak tidak baik.

Selain itu penderita darah tinggi juga sangat dilarang untuk konsumsi makanan yang digoreng karena bisa meningkatkan resiko serangan jantung.

  • Makanan dalam Kaleng

Pengawet yang dipakai untuk megawetkan makanan kaleng terbuat dari substansi yang membentuk garam. Inilah yang membuat makanan kaleng menjadi pantangan yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita hipertensi.

Mungkin rasa dari makanan dalam kaleng ini tidak begitu asin, namun anda perlu hati-hati karena kadar garam yang ada pada makanan keleng ini tetap tinggi.

  • Produk daging Olahan

Sama seperti makanan kaleng, produk daging olahan juga mengandung banyak garam untuk mengawetkan daging tersebut. Maka dari itu, hindarilah makanan seperti dendeng, sosis, nugget, kornet, daging ham dan daging olahan lainnya.

Sama Halnya seperti makanan kaleng, meski rasa daging olahan ini tidak terlalu asin namun garam yang dikandungnya tetap saja tinggi.

  • Mie Instan

pantangan makanan penderita darah tinggi

Jenis makanan yang satu ini tentu menjadi teman sejati Anda dikala lapar, tidak punya uang dan tidak mau masak makanan yang ribet.

Namun anda perlu hati-hati terhadap mie instan yang mengandung kadar garam yang tinggi.

Selain garam, mie instan juga mengandung banyak lemak dan kalori yang dapat menaikkan berat badan. Padahal berat badan yang ideal merupakan salah satu dari program menurunkan berat badan.

Mengkonsumsi satu bungkus mie instan saja dapat membahayakan, apalagi bila dimakan dalam jumlah yang lebih. Itulah alasanya mengapa mie instan sangat dilarang oleh penderita hipertensi.

  • Makanan yang Mengandung Gula

Berbagai jenis makanan manis pastinya mengandung gula. Yang sebenarnya gula juga menjadi pantangan makanan tekanan darah tinggi. Mengkonsumsi makanan manis mampu meningkatkan kadar gula darah dan berat badan.

Apabila anda terus mengkonsumsi makanan manis secara berlebihan, maka bisa meningkatkan resiko tersumbatnya pembuluh darah dan meningkatkan resiko penyakit jantung dan stroke. Maka dari itu, aturlah konsumsi makanan manis, jika anda ngin memakannya.

  • Kopi

Minuman yang satu ini sering kami dikonsumsi oleh seseorang yang sering bergadang pada malam hari. Namun anda perlu berhati-hati, Kopi yang sering anda konsumsi tersebut mengandung kafein dan bisa meningkatlan resiko tekanan darah tinggi.

Itulah beberapa makanan yang harusnya dihindari oleh penderita darah tinggi sehingga penyakit yang diderta tidak semakin parah dan bisa dengan mudah diatasi. Ingat perhatikan asupan makanan yang anda konsumsi agar tekanan darah tinggi yang anda derita tidak semakin parah.

Anjuran Makanan Penderita Hipertensi

Selain mengetahui pantangan makanannya, ada baiknya anda juga mengetahui apa saja yang menjadi anjuran makanan yang baik dikonsumsi oleh penderita hipertensi.

Daftar Pantangan dan Anjuran Makanan Untuk Penderita Hipertensi

Dan berikut ini ada beberapa anjuran makanan yang sangat baik dikonsumsi oleh penderita hipertensi. Anjuran makanan tersebut diantaranya yaitu :

  • Sayuran

Ada beberapa jenis sayuran yang memiliki kandungan yang sangat baik dikonsumsi olah penderita hipertensi. Sayuran tersebut diantaranya yaitu seledri, bayam, wortel dan kubis.

Dalam beberapa kasus sudah terbukti bahwa minum jus seledri atau juga jus wortel mampu menurunkan tekanan darah tinggi secara efektif. Begitu juga dengan kandungan asam amino yang terdapat pada kubis mampu menurunkan rekanan darah tinggi.

Sedangkan untuk bayam memiliki kandungan potasium dan magnesium yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung sebagai organ yang berguna untuk memompa darah.

  • Tah hijau

Beberapa riset membuktikan bahwa orang yang rutin mengkonsumsi teh hijau memiliki resiko yang kebuh kecil untuk terkena tekanan darah tinggi.

  • Buah-Buahan

Beberapa jenis buah memiliki manfaat untuk mendukung tekanan cairan darah untuk selalu stabil, seperti apel. Jenis buah berry dengan kandungan antioksidannya. Tomat dan papaya yang keseluruhnya aman untk pasien penderita hypertension justru sangat disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita hipertensi.

  • Susu Rendah Lemak

Mengkonsumsi susu rendah lemak secara rutin mampu menurunkan tekanan darah tinggi hingga 10%. Hal ini karena usus rendah lemak mampu menghindari kadar lemak darah tinggi yang bisa meningkatkan resiko serangan jantung.

Menurut para ahli kesehatan, mengkonsumsi susu rendah lemak sebanyak 3 gelas susu setiap hari, berkhasiat untuk menurunkan tekanan darah, dan berbagai penyakit yang berhubungan dengan kekurangan kalsium.


Itulah informasi yang bisa kami sampaikan untuk anda mengenai pantangan dan anjuran makanan untuk penderita darah tinggi yang patut untuk anda ketahui, agar anda bisa mendapatkan kesembuhan seperti yang anda harapkan.

Dan berbicara mengenai pengobatannya, kami menyarankan anda untuk mengkonsumsi obat herbal yang terbuat dari 100% bahan alami yaitu obat herbal QnC Jelly Gamat.

Info lebih lengkapnya bisa klik : Obat Hipertensi Herbal

Hanya itu saja informasi yang bisa kami sampaikan untuk anda. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk anda semua yang membacanya.

Baca Juga :

Kenali Tanda dan Gejala Awal Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)
Mencegah Naiknya Tekanan Darah Agar Tidak Terjadi Hipertensi

Post By : Daftar Pantangan dan Anjuran Makanan Untuk Penderita Hipertensi

07 Feb 2018

Mencegah Naiknya Tekanan Darah Agar Tidak Terjadi Hipertensi

Mencegah Naiknya Tekanan Darah Agar Tidak Terjadi Hipertensi

Ketika tekanan darah anda mulai sedikit meningkat bisa disebut dengan prehipertensi dan mungkin anda tidak perlu mempermasalahkannya. Namun perlu anda ketahui, tekanan darah yang sedikit meningkat ternyata bisa menjadi berbahaya. Maka dari itu pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan informasi mengenai Cara untuk Mencegah Naiknya Tekanan Darah Agar Tidak Terjadi Hipertensi.

Mencegah Naiknya Tekanan Darah Agar Tidak Terjadi Hipertensi

Prehipertensi adalah kategori baru dalam pengukuran tekanan darah. Namun sebenarnya, prehipertensi merupakan tanda atau peringatan dari hipertensi.

Dimana hal ini dibuat supaya Anda lebih memperhatikan tekanan darah Anda sehingga tidak berkembang ke arah yang lebih buruk di kemudian hari atau berkembang menjadi hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Seseorang dengan prehipertensi memiliki tekanan darah yang sedikit naik, tapi belum bisa dimasukkan dalam kategori tekanan darah tinggi atau hipertensi, karena hal ini masih dianggap sebagai peringatan saja.

Tekanan darah yang disebut dengan prehipertensi jika memiliki tekanan darah sistolik sebesar 120-139 mmHg atau memiliki tekanan darah diastolik sebesar 80-89 mmHg. Sedangkan, orang dengan tekanan darah normal mempunyai tekanan darah di bawah angka tersebut (120/80 mmHg).

Lantas, Apakah prehipertensi pasti akan menjadi hipertensi?

Tekanan darah yang menjadi hipertensi bisa dibilang tidak normal. Hal ini karena orang dengan prehipertensi mempunyai kemungkinan dua kali lebih besar untuk mengembangkan tekanan darah tinggi dibandingkan orang dengan tekanan darah normal. Orang dengan prehipertensi juga mempunyai risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung dan stroke.

Meskipun orang dengan prehipertensi mempunyai risiko lebih tinggi untuk menjadi hipertensi di kemudian hari, akan tetapi terjadinya prehipertensi tidak selalu akan menjadi hipertensi. Hal ini berlaku jika Anda melakukan perubahan gaya hidup, seperti berolahraga lebih banyak dan mengatur konsumsi makanan Anda yang lebih sehat.

Sebaliknya, apabila gaya hidup Anda tidak berubah dan terus melanjutkan kebiasaan hidup yang buruk, maka ada kemungkinan Anda mengalami hipertensi di kemudian hari dan masalah kesehatan terkait tekanan darah, seperti penyakit jantung, serangan jantung, gagal ginjal, dan stroke, akan lebih besar.

Lalu, Bagaimana Cara Mengendalikan Prehipertensi?

Apabila anda mengalami prehipertensi, anda cukup mengubah gaya hidup anda agar prehipertensi tidak berkembang menjadi hipertensi. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengontrol prehipertensi diantaranya yaitu:

  • Atur Konsumsi Makanan Anda

Makanan yang anda konsumsi dapat mempengaruhi tekanan darah Anda. Untuk itu, sebaiknya anda selalu menjaga asupan makanan anda. Perbanyaklah mengkonsumsi sayuran, buah-buahan, makanan sumber protein rendah lemak (seperti ikan, tahu, dan tempe), dan biji-bijian (seperti gandum).

Pilihlah produk susu rendah lemak dan batasi asupan makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans, seperti makanan yang digoreng dan junk food.

  • Batasi Asupan Garam atau Natrium

Mengurangi konsumsi makanan yang mengandung garam atau natrium tinggi dapat membantu Anda dalam mengontrol tekanan darah. Batasilah asupan natrium anda hanya sebesar 2400 mg atau setara dengan 6 gram garam (sekitar 1 sendok teh).

Kurangi tambahan garam pada makanan Anda dan batasi konsumsi makanan tinggi natrium, seperti makanan kemasan, makanan kalengan, dan makanan olahan (makanan beku).

  • Menjaga Berat Badan Tetap dalam Kondisi yang Ideal

Berat badan berlebih atau obesitas dapat meningkatkan risiko hipertensi. Sehingga,bagi anda yang memiliki berat badan yang berlebih sangat diperlukan untuk melakukan penurunan berat badan agar tekanan darah anda bisa lebih terkendali.

  • Olahraga Secara Teratur

Melakukan olahraga secara teratur bisa membantu Anda dalam menjaga berat badan dan mengurangi stres, sehingga tekanan darah pun bisa terkontrol. Maka dari itu, lakukanlah olahraga setidaknya 30 menit per hari atau 150 menit per minggu, seperti jalan cepat, lari, bersepeda, dan berenang.

  • Batasi Konsumsi Minuman Beralkohol dan Berhenti Merokok

Terlalu banyak mengkonsumsi alkohol dan sering merokok bisa memicu meningkatnya tekanan darah Anda. Maka dari itu, sebaiknya anda membatasi atau bahkan menghindari konsumsi minuman yang mengandung alkohol dan juga behenti untuk merokok.

(sumber : http://kompas.com/)

Cara Mencegah Naiknya Tekanan Darah Agar Tidak Terjadi Hipertensi

Untuk mencegah naiknya tekanan darah agar tidak menjadi hipertensi, sebaiknya lakukan Pemeriksaan Tekanan Darah Secara Rutin.

Dengan memantau tekanan darah secara rutin, Anda bisa mengetahui adanya perubahan tekanan darah sejak dini. Sehingga, Anda bisa mengambil langkah lebih awal sebelum masalah tekanan darah berkembang lebih serius.

Selain itu, kami juga menyarankan anda untuk melakukan pencegahan danjuga pengobatan sejak dini agar anda tidak mengalami penyakit hipertensi ( tekanan darah tinggi ).

Dimana cara pengobatan yang kami sarankan disini yaitu dengan mengkonsumsi obat herbal yang terbuat dari 100% bahan alami sehingga aman untuk anda konsumsi yakni obat herbal QnC Jelly Gamat.

Obat herbal QnC Jelly Gamat merupakan Produk herbal asli buatan indonesia yang terbuat dari 100% bahan alami yang menggunakan teripang emas sebagai bahan utamanya yang diproduksi berdasarkan riset dan pengembangan ilmu kesehatan dan juga pengobatan alami oleh para pakar kesehatan indonesia.

Informasi lebih Lenkapnya Anda Bisa Klik : Obat Hipertensi Herbal Alami

Itulah informasi yang bisa kami sampaikan mengenai cara Mencegah Naiknya Tekanan Darah Agar Tidak Terjadi Hipertensi ( tekanan darah tinggi ). Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk anda yang membacanya.

Baca Juga : Kenali Tanda dan Gejala Awal Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)

Mencegah Naiknya Tekanan Darah Agar Tidak Terjadi Hipertensi

06 Feb 2018

Kenali Tanda dan Gejala Awal Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)

Kenali Tanda dan Gejala Awal Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan suatu penyakit yang serius karena berdampak pada kesehatan tubuh, Pasalnya penyakit hipertensi ini sering kali tidak menimbulkan gejala sama sekali, namun dampaknya bisa sangat mematikan. Untuk itu Kenali Tanda dan Gejala Awal Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi).

Kenali Tanda dan Gejala Awal Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)

Menurut National Heart Lung and Blood Institute ada sekitar 72 juta orang atau sekitar 1 dari 3 orang di Amerika Serikat mengalami hipertensi. Sedangkan, menurut The National Health Services, UK, diperkirakan sekitar 40 persen orang dewasa di Inggris pun memiliki hipertensi.

Penyakit hipertesni ini bisa menjadi penyebab munculnya beberapa penyakit serius seperti gagal jantung, serangan jantung, stroke dan gagal ginjal.

Banyak orang yang menganggap bahwa tekanan darah tinggi sebagai suatu penyakit yang sepele, namun sebaiknya anda harus waspada karena tanda dan gejala penyakit tersebut sering kali tidak terlihat selama bertahun-tahun.

Dan bahkan penyakit hipertensi ini disebut sebagai Silent Killer yang merupakan suatu penyakit yang membunuh secara diam-diam. Maka dari itu sangat penting untuk anda peduli dengan kesehatan tubuh anda dan juga rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah.

Tanda dan Gejala Awal Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)

Ada beberapa tanda dan gejala umum yang sering ditemukan akibat hipertensi, agar penderitanya bisa mengetahui penyakit hipertensi sejak awal, sebelum menjadi penyakit lain yang lebih serius. Beberapa tanda dan gejala dianaranya yaitu :

  • Sakit kepala
  • Mual dan Muntah
  • Mimisan
  • Mati rasa
  • Titik darah pada bagian mata
  • Merasa pusing
  • Telinga berdenging
  • Penglihatan buram
  • Kebingungan
  • Detak jantung tidak beraturan
  • Sulit untuk bernapas
  • Tubuh terasa mudah lelah dan lesu
  • Dada terasa nyeri
  • Terdapat darah dalam urin

Jika Anda mengalami beberapa gejala di atas, ada baiknya untuk segera menghubungi dokter. Pasalnya, beberapa gejala tadi dapat berakibat serangan jantung atau stroke. Oleh karena itu, Anda harus berhati-hati jika telah didiagnosis mempunyai hipertensi / tekanan darah tinggi.

Jangan menunggu timbulnya gejala hipertensi, karena penyakit tersebut merupakan penyakit yang berbahaya sehingga kita perlu mewaspadainya lebih dini.

Itulah beberapa Tanda dan Gejala Awal Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi) yang patut untuk anda waspadai.

Baca Juga :
Obat Hipertensi Herbal Alami

Post By : Kenali Tanda dan Gejala Awal Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)

 

05 Feb 2018

Daftar Tanaman Obat Tradisional Untuk Penyakit TBC

Daftar Tanaman Obat Tradisional Untuk Penyakit TBC

Tuberkulosis atau dikenal dengan TBC adalah penyakit menular yang terjadi paru-paru yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Dimana penyakit ini menjadi penyebab kematian di dunia. Maka dari itu apabila anda mengalami gejala dari penyakit TBC segeralah untuk melakukan pengobatan yang paling tepat. Untuk pengobatanya, disini kami akan memberitahukan Daftar Tanaman Obat Tradisional Untuk Penyakit TBC yang sedang anda alami.

Daftar Tanaman Obat Tradisional Untuk Penyakit TBC

Selain menggunakan obat-obatan medis, penyakit TBC juga bisa disembuhkan dengan menggunakan obat tradisional. Dimana menggunakan obat tradisional yang dikombinasikan dengan obat dari dokter bisa memberikan efek yang sangat baik dan bisa mempercepat proses penyembuhan penyakit TBC.

Namun berbeda dengan pengobatan bahan kimia, Menggunakan obat tradisional harus dikonsumsi secara rutin dan teratur untuk mendapatkan hasil yang anda harapkan.

Daftar Tanaman Obat Tradisional Untuk Penyakit TBC

Berikut ini ada beberapa Tanaman Obat Tradisional Untuk Penyakit TBC yang bisa anda dpatkan dengan mudah, diantaranya yaitu :

Daun sirsak

daun sirsak

Khasiat dari daun sirsak ini tentunya sudah dikenal oleh banyak orang. Dimana daun sirsak ini bisa digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit dari mulai penyakit kronis maupun non-kronis.

Salah satu khasiat yang bisa diambil dari daun sirsak ini mampu mengobati penyakit TBC. Hal ini karena kemampuan daun sirsak dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, daun sirsak juga mampu menghambat pertumbuhan bakteri dan menghambat perkembangan parasit. Karena mengandung banyak manfaat dan khasiat bagi tubuh.

Kandungan yang terdapat dalam daun sirsak ini diantaranya yaitu Acetogenins (Muricatocins A,B, Flavonol triglikosin, Trans isoannoanacin, annonacin A, annonacin 10 one.

Dan bahkan terdapat senyawa antioksidan yang berkhasiat untuk membunuh sel kanker dan membunuh bakteri penyebab penyakit TBC yang ada di paru-paru tanpa harus menggangu sel-sel baik yang ada di dalam tubuh.

Cara Mengolah Daun Sirsak Untuk Penderita penyakit TBC sangatlah mudah, anda perlu Keringkan 10 sampai 15 lembar daun sirsak hingga benar-benar kering, Kemudian rebus daun sirsak dengan 3 gelas air putih, Tunggu sampai mendidih hingga tersisa 200cc atau 1 gelas saja, Setelah dingin, saring air rebusan tersebut, Lalu minum secara rutin sebanyak 2-3 kali sehari dengan takaran dosis 1/3 gelas setiap minum.

Bawang Putih

bawang putih

Bumbu dapur yang satu ini sangat baik digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit, Hal ini karena bawang putih ini mengandung antibakteri yang sangat tinggi. Maka dari itu anda bisa menjadikan bawang putih ini sebagai terapi penyembuhan penyakit TBC.

Selain itu, bawang putih juga memiliki kandungan asam sulfat yang sangat tinggi yang mampu membasmi kuman atau bakteri yang menjadi penyebab penyakit TBC. Dan bahkan bawang putih juga memiliki antibiotik yang sangat baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Cara Mengolah bawang putih Untuk Penderita penyakit TBC sangatlah mudah, yaitu dengan mengkonsumsi bawang putih dengan makan secara langsung atau di campur dengan makanan yang anda sukai.

Apabila anda tidak tahan dengan baunya anda bisa memotong bawang putih dengan ukuran yang kecil lalu taburkan ke atas nasi yang akan anda makan.

Daun Pegagan

daun pegagan

Ramuan tradisional alami yang berikutnya yaitu daun pegagan yang dikenal karena memiliki banyak manfaat untuk menjega kesehatan tubuh.

Dengan begitu, anda bisa menjadikan tanaman ini sebagai bahan untuk membuat ramuan pengobatan penyakit TBC yang sedang anda alami.

Cara untuk membuat ramuan obat Penyakit TBC dari daun pegagan ini tidaklah sulit. Anda hanya perlu membuat rebusan daun pegagan dan kemudian airnya di saring. Minumlah air tersebut sebanyak 3 kali dalam sehari masing-masing satu gelas. Dengan cara ini, tbc akan berangsur angsur sembuh.


Itulah beberapa tanaman tradisional yang bisa anda gunakan sebagai obat penyakit TBC, guna untuk menyembuhkan penyakit TBC secara alami.

Anda bisa memilih tanaman obat tradisional mana yang ingin anda buat untuk mengobati penyakit TBC yang sedang anda alami saat ini.

Baca Juga :

Obat TBC Herbal Paling Ampuh Terbukti Sembuh Secara Alami
Kenali Tanda dan gejala Awal Penyakit Tuberculosis

Post by : Daftar Tanaman Obat Tradisional Untuk Penyakit TBC

02 Feb 2018

Kenali Tanda dan gejala Awal Penyakit Tuberculosis (TBC)

Kenali Tanda dan gejala Awal Penyakit Tuberculosis (TBC)

Sebelum anda melakukan pengobatan, ada baiknya anda Kenali Tanda dan gejala Awal Penyakit Tuberculosis (TBC) terlebih dahulu, agar anda mendapatkan pengobatan yang tepat dan aman untuk mengobati penyakit TBC yang sedang anda alami saat ini.

Kenali Tanda dan gejala Awal Penyakit Tuberculosis (TBC)1

Pada umumnya penyakit Tuberculosis bekerja secara lambat dan butuh waktu yang cukup lama untuk mengetahui  gejala dari penyakit TBC tersebut.

Hal ini karena gejala TBC tidak akan langsung muncul selama satu bulan atau bahkan satu tahun setelah anda terserang bakteri yang menjadi penyebab penyakit TBC.

Tanda dan gejala Awal Penyakit Tuberculosis (TBC)

Beikut ini ada beberapa kemungkinan tanda dan gejala awal yang bisa anda kenali untuk mengobati penyakit Tuberculosis (TBC), diantaranya yaitu :

1. Batuk berdarah

Batuk berdarah adalah suatu tanda dan gejala yang menunjukan terjadinya kerusakan atau infeksi pada saluran pernapasan atau paru-paru.

Terjadinya batuk berdarah ini bisa disebabkan oleh bakteri penyebab penyakit TBC yanng bisa merusak saluran pernapasan atau paru-paru.

2. Batuk yang berkepanjangan

Biasanya batuk yang disebabkan oleh virus berlangsung lama dan sembuh dalam waktu kurang lebih 18 hari. Akan tetapi, apabila batuk yang anda alami tak kunjung sembuh juga meski sudah 18 lebih, maka segeralah untuk melakukan pemeriksaan secepat mungkin, agar anda bisa mencegah terjadinya penyakit TBC.

3. Demam

Biasanya demam merupakan tanda dari suatu penyakit yang terjadi pada penyakit yang disebabkan oleh infeksi. Mengalami demam yang mencapai lebih dari 40 derajat C bisa menyebabkan suat keadaan dimana seseorang mengalami kesusahan bernapas, muntah dan mual, lelah dan lemas, kesakitan dan berhalusinasi.

4. Panas Dingin

Kondisi ini terjadi akibat perubahan suhu tubuh yang terjadi secara cepat. Dimana seseorang yang mengalami penyakit TBC biasanya akan mengalami panas dingin bersamaan dengan demam yang tinggi.

Meskipun bukan penyakit Tuberculosis, akan tetapi kondisi ini biasanya terjadi akibat infeksi oleh bakteri yang menyerang tubuh.

5. Nyeri Dada

Timbulnya nyeri di dada merupakan salah satu gejala yang tidak hanya terjadi pada penderita serangan jantung saja, melainkan penderita penyakit TBC pun bisa mengalaminya. Timbulnya rasa nyeri di dada bisa dirasakan mulai dari leher hingga ke abdomen atas.

Rasa nyeri yang dialami oleh penderita penyakit TBC bisa berupa rasa terbakar, diremas-remas atau bahkan bisa juga nyeri yang seperti ditusuk-tusuk.

6. Berkeringat secara berlebihan di malam hari

Penyakit TBC merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Hal inilah yang kemudian menyebabkan terjadinya peradangan pada katup jantung dan peradangan pada tulang.

Atau bahkan bisa juta menyebabkan terjadinya jaringan yang benanah, sehingga membuat penderita penyakit TBC berkeringat di malam hari secara berlebihan.

Kondisi berkeringat secara berlebihan di malam hari merupakan tanda dan gejala penyakit TBC yang paling dominan dialalmi oleh penderita penyakit TBC.

7. Berat badan menurun

Untuk anda yang memiliki berat badan berlebih ( obesitas ) dan mengalami penurunan berat badan yang sangat drastis yang tidak tahu penyebabnya, ada baiknya untuk segera melakukan cek kesehatan, agar anda bisa mencegah terjadinya penyakit seperti penyakit Tuberculosis ( TBC ).

8. Tidak nafsu makan

Kehilangan nafsu makan yang diiringi dengan mual dan muntah merupakan gejala awal dari penyakit Tuberculosis (TBC) yang paling umum terjadi. Dimana kondisi ini lah yang bisa menjadi penyebab utama menurunkan berat badan yang signifikan.

9. Tubuh terasa cepat lelah dan lemas

Kondisi tubuh yang cepat lelah dan lemas bisa disebabkan karena kurangnya asupan darah ke seluruh tubuh, atau bahkan bisa juga bisebabkan karena suatu penyakit yang menyerang metabolisme seseorang.

Nah, itulah beberapa tanda dan gejala penyakit Tuberculosis ( TBC ) yang harus anda ketahui. Dan apabila anda mengalami beberapa gejala seperti diatas, segeralah melakukan pemeriksaan untuk mencegah terjadinya penyakit TBC yang semakin parah.

Pengobatan Penyakit TBC

Berbicara mengenai pengobatanya, kami menyarankan anda untuk melakukan pengobatan dengan menkonsumsi obat herbal yang terbuat dari 100% bahan alami.

Obat herbal yang kami rekomendasikan disini yaitu obat herbal QnC Jelly Gamat yang sudah terbukti ampuh menyembuhkan penyakit Tuberculosis ( TBC ) secara alami dan aman tanpa efek samping.

Untuk mengetahui informasi lebih jelasnya, anda bisa mengunjungi halaman berikut ini
Obat TBC Herbal Paling Ampuh

Itulah informasi yang bisa kami sampaikan untuk anda tentang Kenali Tanda dan gejala Awal Penyakit Tuberculosis (TBC) agar anada bisa menemukan pengobatan yang tepat dan aman untuk anda gunakan.

Terimakasih Atas Kunjungannya, Semoga Lekas Sembuh !!!

Kenali Tanda dan gejala Awal Penyakit Tuberculosis (TBC)

02 Feb 2018